(gimana yang punya Escudo sudah ingat?) buat hiburan kali yaa..?” aku sama Lala senyum-senyum sampai ketawa lepas deh (meski dipaksakan, kan masih lemes).Kita jalan sambil pelukan. hehehe… Wait For The Next Sensation!” ancam si kecil-bandotku.Thanks for all attention untuk tulisanku ini. Bokeb Lala pun langsung menggigit bahuku dan menancapkan kuku-kukunya di punggungku sambil mempererat pelukannya ke tubuhku. Dia sudah tidak bisa lagi mengendalikan tingkahnya sampai-sampai itu kap mesin Escudo sampai sedikit penyok kena tubuhnya Lala. Si kecilku pun merasa sudah kesenangan deh. Akibat tubuh yang meronta-ronta itu, tembus juga selaput dara Lala dengan sendirinya. Aku kecup lembut pipi dan keningnya. Dan mas penjaga tadi mungkin akan tahu deh apa yang sebenarnya terjadi waktu itu kalau dia baca juga tulisanku ini).




















