Saya segera menuju kantor cabangku karna saya mesti selekasnya melapor serta merampungkan pekerjaan. ” jeritanku semakin keras di sela-sela keputusasaan.Saya telah tidak mampu sekali lagi menahan mereka yang kelihatannya makin bernafsu untuk memperkosaku, air mataku semakin deras mengalir membasahi ke-2 pipiku, kupejamkan mataku, bulu kudukku segera bergidik, saya tidak mampu memikirkan bila hari ini saya juga akan diperkosa oleh mereka.“Jangann.. Bokep Tobrut Bebaskan saya.. ” saya kembali menjerit parau. ” gumamku sembari selalu mematut diri dimuka cermin sembari kenakan bajuku. Serta mereka juga berkata kalau saya telah dinanti oleh Pak Bobby di ruangnya di lantai dua, Pak Bobby yaitu pimpinan kantor cabang di kota ini.“Selamat siang..! Saya benar benar begitu di manja oleh mereka.




















