Sorotan matanya begitu tajam, aku semakin tidak mengerti apa yang dia pikirkan. Bokep Mungkin dia terpesona dengan kecantikan ku,“dengan mb Sela ya, cantik sekali…”“iya pak..hhe terimakasih pak…”Sekitar 30 menit pak Dedi mewawancarai aku. Dia langsung mendekati dan wajahnya berada didepan wajahku. Aku memiliki paras yang cantik kulitku juga putih.Aku selalu mudah memperoleh pekerjaan, selain penampilanku aku juga pandai berbicara dan menarik perhatian orang. Sesekali kepalaku bergerak dan ciuman itu lepas , namun pak Dedi menarik wajahku kembali dia menciumi bibirku. Terpaksa aku hanya terdiam sementara bibirku terus di kulum dengan lembut. Aku tampak ketakutan dengan wajah ganas pak Dedi. Ntah aku juga horny saat itu melihat ke gagahan pak Dedi. Tanpa perlawanan apapun aku hanya terbaring dengan manja.




















