Seumur hidupku mungkin sulit kami alami kembali pertemuan seperti itu. Rasanya aku tak mau malam itu berlalu dengan cepat, tapi itulah hidup dan fitrah yang harus diterima oleh setiap insan.. Bokep Cina Kami secara bersamaan bangkit dan merapikan pakaian lalu kubuka pintu, ternyata petugas Wisma mau tanya apa aku mau bermalam atau mau pulang, sebab ia mau kunci pintu pagarnya.Hampir bersamaan kami menjawabnya dengan kata “iya” setelah melihat jarum jam dinding sudah menunjuk pukul 12.30, lalu petugaspun berlalu dan aku kembali mengunci pintu. Sayang nasib yang memisahkan kita sehingga kita tidak berjodoh. Kalaupun pembicaraanku panjang lebar dan belum selesai hingga larut malam, maka silahkan dikunci pintunya, sebab mungkin kami tidur bersama di rumahnya untuk saling melepaskan rasa kangen kami” penjelasanku pada istri biar ia tidak




















