Perlahan dan tanpa bersuara aku mendekati dinding kamar. Aku mencari-cari lubang lain di dinding kamar itu. Bokep Cina Berkali-kali ia mendesah dan nafasnya terdengar memburu.Sementara Bu Lastri yg terlentang dengan tetek yg terlihat terguncang-guncang akibat sodokan Pak Ilham, sepertinya juga mulai ikut menikmati.Kudengar ia mulai merintih-rintih perlahan. Kali ini aku keluar lewat pintu belakang yg kuncinya dibukakan Bu Lastri. Mungkin karena tergesa-gesa mendengar adanya orang di ruang kantin. Diam-diam kuambil sepeda motor dan langsung kabur menuju lokasi sekolahku.Aku dan kelompok teman-temanku memang sangat akrab dengan Bu Lastri. Memegang batangnya pun sepertinya enggan.“Saya enggak pernah melakukan seperti itu pak. Kulirik jam di dinding kamar, sudah menunjukkan pukul 8 malam lebih sedikit. kok kamu di sini Ton (oh ya namaku Anton).




















