Rasanya tidak pernah habis bahan obrolan kami. Hahaha…makin kayak tikus kecebur got donk kalau saya nekat memapras rambut saya meniru tokoh tersebut. Bokep Sub Indo “Revy sayang kamu…”, ucapnya lirih di telingaku. kok sendiri?”, berondong Linda saat dengan lembut kusalami mereka di pelaminan. Outlet St. Don’t I just screw up their life by sleeping with Revy? “Ryo….uuhhh….hhhmmm…”, terdengar lembut suara Revy berbisik, di antara desah nafasnya yang memburu.Terus kuperlakukan dia dengan penuh kasih sayang. Katanya menimba ilmu, pengalaman dan sense terlebih dulu, untuk nantinya membuka usaha serupa dengan modal sendiri, itu jawabannya yang diberikan kepadaku saat ku tanya mengapa dia memilih untuk jadi “ekor naga”, daripada menjadi “kepala ayam” (buat mas dan mbak yang sudah terjun ke dunia kerja, pasti tahu istilah ini).




















