Hentakan pinggul lelaki itu begitu cepat dan kuat seakan ingin membobol dinding rahim, memaksa Reyna berpegangan pada besi ranjang penikahannya untuk meredam kenikmatan yang didustakan.“Reeeeey.. Dengan ragu Reyna membuka bibirnya, membiarkan tetesan sperma menyapa lidahnya. Bokep Ojol Ooowwwhhh…”Setelahnya tak ada lagi kalimat lagi yang keluar selain desahan dan lenguhan dan deru nafas yang memburu. “Eeeemmhhh…” wajahnya terkaget, Rivan dalam hisapan yang lembut membuat lidah nya berpindah masuk menjelajah mulut lelaki itu dan merasakan kehangatan yang ditawarkan.Menggelinjang saat lelaki itu menyeruput ludah dari lidahnya yang menari. “Oooowwwhhhhh….”“Hehehe…akuilah, jika kamu juga menikmati pemerkosaan ini, rasakanlah besarnya penisku divagina sempit mu ini,”Mata wanita itu terpejam, air matanya masih mengalir dengan suara terisak ditingkahi lenguhan yang sesekali keluar tanpa sadar. “Cuu.. Boleh aku menghamilimuuu?.. Seketika Reyna terdiam, wajahnya semakin




















