Semula aku ragu dan hampir tidak percaya, karena langsung disuruh masuk ke dalam kamarnya. Bokep SMA Apa lagi mobil. Tapi juga jadi pendampingnya di ranjang dan menjadi penghangat tubuhnya. Tiga atau empat hari lagi, aku pasti sudah tidak sanggup lagi bertahan. Aku sempat terlunta-lunta, tanpa ada seorangpun yang mau peduli. Aku memang sudah bertekad untuk kembali ke desa, dan tidak ingin datang lagi ke Jakarta.Dari hasil tabunganku selama bekerja dan menjadi pemuas nafsu Nyonya Wulandari, aku bisa membuka usaha di desa. Semuanya aku simpan di bank. “Tidak, Nyonya. Dan tidak sepeserpun uang yang diberikannya itu aku gunakan. Aku masukan buku tabungan itu ke dalam tas ransel, diantara tumpukan pakaian. Tapi aku memang membutuhkan pekerjaan saat ini.













