Tetapi keherananku seperti terjawab dengan sendirinya. Dan setelah aku berhasil melucuti daster Bi Supi, ganti dia yang dengan cekatan menarik resluiting celanaku, lalu menariknya hingga aku telangjang.Bi Supi langsung jongkok di hadapanku. Bokeb Aku yang waktu itu masih kuper, hanya bisa membalasnya dengan senyum kecut, karena takut kalaukalau dia marah dan melaporkan kelakuanku kepada paman. Lalu dia menggolosoh di sampingku.Bi, aku belummm,! terussss,.. Aku ini Bibimu!, rintihnya ketika tanganku mulai menelusup masuk kebalik baju dasternya yang longgar.Bi, ayo Bi. katanya sambil melirik ke arahku.Setelah beberapa saat kami saling terdiam, lalu aku coba membuka pembicaraan lagi. Dan tibatiba Bi Supi menorongku hingga aku rebah di Sofa. Beda dengan saat tinggal bersama keluargaku, di rumah paman ini aku relative bebas bergerak sesukaku, apalagi pamanku yang anggota




















