Dan kembali pikiranku berkata, “Dasar pecun!”“OK sekarang kembali ke rencana semula, yaitu sesi pemotretan” kataku pada Sita.“Sesuai kesepakatan kan? Bokep Twitter Mas Slamet dan Mas Muji sudah datang, Perkenalkan Mas.. Aku pun menyanggupi bahwa Sita juga nanti yang akan mengantarkan kekurangan pembayarannya.Mereka tidak tahu kalau aku mengamati semua yang terjadi sejak tadi dari jauh.Saat Sita berjalan ke arah rumahku, para pembeli yang sedari tadi ada di sana tampak ribut ada yang bertepuk tangan, bersiul (terlihat dari bibirnya yang monyong), ada juga yang bersuit dengan “irama menggoda” karena terdengar juga olehku.Sita kini tambah kikuk dan malu, karena kini dia sadar bahwa semua orang yang ada di sana telah tahu bahwa ia tidak memakai BH, karena saat ia panik tadi ia tidak dapat lagi menutup-nutupi lagi keadaannya




















