Gila. Link Bokep Dia menjual, bukan mengemis. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua. Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. Aku tidak tahu tapi aku teramat jengkel dengan diriku sendiri. Mereka juga mengeluarkan sebatang rokok. “Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. “Kamu tidak perlu melakukan itu.”
“Aku tidak ingin kamu sakit.”
“Aku sudah pakai jas hujan.”
“Itu tidak cukup.”
Lalu, sebuah mobil di seberang jalan membukakan pintu. Ketika hujan datang, aku membasah. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut. Polos sekali. Dia punya usaha untuk hidup. Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena




















