Aku diam dan coba mendengarkannya… Memang ada suara gemerisik, namun tak jelas apakah karena hujan atau bukan. Mataku tak mau terpejam. Bokep Japan Malam yang dingin itu, membuat kami bersama-sama sampai di pendakian birahi. Aku pikir ini pertanyaan yang kurang ajar dari seorang pembantu kepada majikannya. Nggak lah, Pak… Kan ada Bapak…. Hanya saja satu kakinya pun menderita kelumpuhan akibat bacokan. Di ruang belakang, aku mendengar suara televisi hidup. Aku turun dari ranjangku dan duduk di lantai dekat Oding. “Bu, Bapak pulangnya kapan? Lalu aku ikut duduk juga di lantai yang beralaskan permadani itu untuk nonton. Lalu kami bercerita tentang berbagai hal, mulai dari pekerjaanya sampai ke keluarganya di kampung.“Bu… malam ini apa nggak kedinginan,” tanyanya. Pak Oding berjalan tertatih-tatih, karena kakinya memang pincang.




















