Aku belum pernah bercinta, itu benar. Vidio Sex Aku yakin, aku takkan menjumpainya lagi. Aku pasti membuatmu sakit.”
“Tak apa-apa juga. Terhenti karena aku tak ingin melakukan kesalahan apapun. “Hey, jangan cemberut begitu. Nada tak senang terdengar saat ia berucap. Sedikit berdebar kemudian, saat ia merapatkan tubuhnya ke tubuhku. Aku bisa mengerti hal itu.”
“Kamu marah?”
“Kalau marah, aku takkkan memintamu tidur di dadaku.”
Aku tersenyum saat mendengarnya berkata demikian. “Buka bajumu,” ucapnya sambil tersenyum. Ia menggelinjang saat kumemasukkan jari tengahku ke liangnya. Sejuta kesan yang tiada pernah lengkap diurai dengan kata-kata. “Dingin kalau bisa.”
Saat aku kembali dengan dua gelas air dingin, kulihat ia sudah membuat dirinya nyaman di ujung sofa L. Kupejamkan mataku. Kupikir, mungkin masih ada kesempatan bagiku memperbaiki keadaan sebelum ia turun dari mobilku.




















