Kita jalan kaki aja, kan nggak terlalu jauh, lagi pula kita bisa santai sambil ngobrol apalagi belum larut malam” bisikku ke Nidar ketika kami sudah duduk kembali di kursi kami masing-masing. Bokep Live Kucoba meletakkan tangan kananku ke atas pahanya, namun ia diam, lalu kusandarkan sedikit tubuhku ke tubuhnya, tapi ia masih tetap diam. Belum ada satupun yang kuistimewakan dalam hatiku. Akhirnya aku berusaha kabur dari tempat itu setelah 6 Bulan aku tinggal menderita di tempat itu. Bagaimana denganmu?” bisikku merapatkan bibirku ke telinganya agar ucapanku tidak kedengaran orang yang ada di belakangku. Aku hanya pasrah menerimanya, lalu mencoba melihat jam ternyata sudah jam 4.30, tak lama lagi aku mau pulang.




















