Mereka menyerupai segerombolan kera besar daripada manusia. Rudi menoleh pelan sambil menatap mata Dina. Bokep Rudi menangkap maksud pandangan itu. Dina menyilangkan kaki kirinya di atas kaki kanannya. Rupanya awan berkumpul membentuk sebuah awan gelap besar. Rudi membalas dengan mengacungkan jari tengahnya. Kilat dan guntur bersahutan, diakhiri oleh curahan air yang berirama semakin cepat dan lebat. Rudi mulai termakan fantasinya sendiri. Dina menggigit ujung seragamnya yang lusuh, sementara Rudi merapikan rambutnya. Tidak ada yang aneh dengan kehidupannya. “Ini cukup,” ujarnya. Rudi kembali ke mobilnya mengunci pintu dan tersenyum melihat mobil di depannya bergerak ke depan. Rudi hampir memekik girang. Rudi menangkap beberapa kali Dina menarik nafas panjang, sepertinya Dina terangsang mendengar cerita Rudi. Di dalam mobil Rudi tampak melambai-lambaikan tissue putih di atas kepalanya, tanda menyerah kepada nasib buruknya.




















