Kini, tubuh bagian atas Fella sudah terbuka dan hanya menyisakan kemejanya yang seluruh kancingnya sudah terbuka.Melihat pemandangan tersebut, seorang diantara gerombolan tersebut bergerak maju dan mulai memainkan puting payudara sebelah kanan Fella, sementara mulutnya mulai ‘menyusu’ ke payudara sebelah kiri Fella.Yang lebih membuat Fella terkejut adalah, orang tersebut ternyata si bapak berwajah ramah yang bertanya jam tadi. Bokep Japan Nina pun mengiyakan ucapan temannya itu dan bersikap santai saja sambil menunggu kereta sampai di tujuan.Belum ada lima detik dari senggolan pertama tadi, kembali Fella merasakan rabaan pada pantatnya, kali ini bukan lagi menyenggol, namun terasa sedikit meremas. Ia pun berusah menggunakan bahasa Jepang sebisanya. “Kok kelihatannya lesu gitu?”“Ya ialah, lama banget tuh perjalanan tadi, lo sih enak, molor terus!”Ucapan temannya tersebut hanya ditanggapi dengan tawa




















